Mengapa Golkar Harus Masuk Kabinet

Berakhirnya pemilihan presiden dan wakil presiden pada 8 Juli lalu masih menyisakan ceritera. Partai politik pendukung SBY-Boediono memang boleh berharap cukup banyak untuk dapat masuk ke dalam kabinet, tetapi mereka juga harus bersiap dengan grand strategi berikutnya yang akan digelar SBY dalam waktu dekat.

Continue reading

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , | 10 Comments

Copot Dirut TVRI !

Drs. Hariono, MSI sebagai Direktur Utama TVRI mungkin merasa tidak ada yang memperhatikan tingkah polahnya. tetapi kenyataan bahwa hari ini ketika SBY mengadakan kampanye pamungkasnya di Gelora Bung karno dan TVRI lebih memilih untuk menyiarkan secara langsung kampanye JK di Jawa Timur. Continue reading

Posted in Koridor kekuasaan | Tagged , | 3 Comments

JK WIN Takut ?

Pernyataan itu keluar dari mulut Indra J. Piliang, juru bicara tim kampanye nasional JK WIN. Indra takut pertanyaan dalam debat capres bocor ke kandidat lainnya. Begitu rilis Inilah.com pagi ini. Portal berita besutan Mukhlis cs, yang sekarang tidak pernah muncul lagi.

Continue reading

Posted in Koridor kekuasaan | Tagged , | 2 Comments

Yuddi, the Real President

Yuddi memang aneh. Setelah mundur dari caleg legislatif karena pundung (ngambeg-red) dengan JK yang tega memelorotkan nomer urutnya dari nomer satu jadi nomer lima, ia langsung mengerek tinggi-tinggi ambisinya untuk maju sebagai calon presiden. Satu kelompok dengan Rizal Ramli, Fadjroel, Rizal, Sutioso, dan sederet nama beken lainnya.

Continue reading

Posted in Uncategorized | 7 Comments

Butet dan Suara Kenabian Itu

Di abad pertengahan, Eropah berada pada titik kekelamannya yang terdalam. Monarki kerajaan memiliki kekuasaan yang absolut atas rakyatnya yang petani. Gerejapun terlibat dalam hiruk pikuk kekuasaan itu. Berkolaborasi karena merekalah yang memahkotai raja-raja. Turut tenggelam dalam pesta pora di kastil kastil berdinding batu kali yang disusun dengan darah rakyatnya. Pesta pora yang dibiayai dari pajak yang dipungut paksa.

Continue reading

Posted in Bisik bisik, Koridor kekuasaan | Tagged | 2 Comments

Ketika Jalan berlubang Menjadi Urusan Presiden

Dunia politik kita ini memang lucu. Jalur komando dan tanggungjawab berada di perempatan jalan. Siapa yang harus melakukan apa tidak begitu jelas. Siapa yang bertanggung jawab ketika terjadi kesalahan juga samar-samar. Negeri ini memang berwarna abu-abu.

Continue reading

Posted in Uncategorized | Tagged | 1 Comment

Putaran 2 Seharga Rp. 2,8 T

Entah apa yang ada dipikiran KPU ketika memberikan statement bahwa kalau pilpres 2009 satu putaran harganya Rp. 4 T, dan kalau 2 putaran akan ada kebutuhan tambahan dana sebesar Rp. 2,8 T.

Kenapa jumlahnya berbeda 1,2 T tidak jelas juga. Apakah karena cetakan kertas suara ketika calon pasangan hanya tinggal 2, sehingga lebih kecil ? Tidak ada penjelasan terinci tentang itu.

T itu triliun. Satuan mata uang Rupiah dengan jumlah nol sebanyak 12 biji itu. Seperti ini 000.000.000.000. Banyak kan ?

Jadi pikirkanlah baik baik sewaktu memilih. Karena tambahan biaya yang akan ditanggung per kepala kalau ada dua putaran adalah sebesar Rp. 12.727 perak. Ngeselin kan ?

Salam, laler ….

Posted in Uncategorized | Tagged | 3 Comments

Menteng yang Crowded

Pusat-pusat startegi kampanye itu menumpuk di daerah Menteng, Jakarta Pusat.

Semua tim capres-cawapres ada di sana.

Jalan menjadi lebih sempit, karena dua jalurnya dipakai untuk parkir kendaraan para pendukung. Belum lagi rangkaian mobil pengawalan kepolisian lengkap dengan ambulans.

Menteng memang berbeda hari-hari ini. Huh ..

Salam, laler …

Posted in Uncategorized | Tagged | 7 Comments

Saatnya Menjajal Ambalat ?

Apa yang harus dilakukan capres/cawapres menghadapi kasus Ambalat. Baca tulisannya di sini.

Salam, Laler …

Posted in Uncategorized | Tagged , | 1 Comment

Hercules : Otot Kawat Balung Besi

Sepasang mata itu membasah, dan ada yang bergemuruh di dada melihat deretan peti mati perwira TNI AU berjejer di tarmac Base-Ops Halim PK. Setiap peti dibalut bendera sang saka. Berjalan lamat lamat sejalan derap langkah para perwira yang mengangkut kotak peristirahatan itu.

Continue reading

Posted in Uncategorized | Tagged | 3 Comments